ASDP Indonesia Ferry Siapkan Lebih dari 60 Kapal Besar Demi Mudik Lebaran 2026 Nyaman

Selasa, 24 Februari 2026 | 09:09:44 WIB
ASDP Indonesia Ferry Siapkan Lebih dari 60 Kapal Besar Demi Mudik Lebaran 2026 Nyaman

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan strategi penyeberangan yang lebih matang untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Perusahaan menyediakan lebih dari 60 kapal besar untuk memastikan kelancaran penyeberangan sekaligus mengurangi antrean kendaraan di pelabuhan.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menjelaskan persiapan tahun ini dilakukan dengan kolaborasi intensif bersama kementerian terkait. Penambahan kapasitas pelabuhan serta kapal berukuran besar menjadi kunci untuk meningkatkan efektivitas layanan penyeberangan.

“Kapal yang tersedia untuk persiapan nanti ada lebih dari 60 kapal. Kapal‑kapal ini memiliki kapasitas beragam, mulai dari 300 hingga 500 orang, dengan kecepatan yang lebih baik dibanding tahun lalu,” ujar Yossianis.

Fokus Layanan Penyeberangan di Titik Strategis

Penyeberangan akan difokuskan pada sejumlah titik utama di wilayah Banten dan Lampung. Pelabuhan Merak‑Bakauheni, Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), Pelabuhan Panjang di Lampung, dan Pelabuhan BBJ (Bandar Bakau Jaya) menjadi prioritas layanan.

Setiap pelabuhan dilengkapi fasilitas tambahan untuk mempercepat proses boarding dan bongkar muat kendaraan. Strategi ini diharapkan menekan waktu tunggu serta meningkatkan kenyamanan penumpang.

Stimulus dan Pemesanan Tiket Awal

Untuk menarik minat masyarakat sekaligus memecah kepadatan penumpang, ASDP bersama pemerintah memberikan stimulus dan diskon khusus. Hingga saat ini, penjualan tiket tercatat rendah sehingga ketersediaan masih sangat mencukupi.

“Saat ini tiket yang terjual masih sangat sedikit, ketersediaan masih di atas 99,9 persen. Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal secara daring agar perjalanan lebih terencana,” tambah Yossianis.

Program diskon dan promosi diharapkan dapat mendorong pemudik merencanakan perjalanan sejak dini. Hal ini juga menjadi upaya mengurangi kepadatan pada puncak arus mudik dan balik.

Keselamatan Penumpang dan Kendaraan

ASDP menekankan pentingnya keselamatan bagi semua pemudik, baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat. Pemudik diimbau memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.

Langkah pencegahan ini diharapkan meminimalkan risiko kecelakaan dan gangguan operasional. Keselamatan menjadi prioritas utama dalam pengelolaan arus mudik tahun ini.

Efisiensi Waktu dan Kenyamanan Perjalanan

Penambahan kapal besar dan percepatan durasi bongkar muat diharapkan memangkas waktu tunggu penumpang. Strategi ini juga diupayakan untuk memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang akan pulang ke kampung halaman.

Kombinasi kapasitas kapal yang lebih besar, distribusi layanan di pelabuhan strategis, dan sistem pemesanan tiket daring menciptakan pengalaman mudik yang lebih lancar. ASDP menegaskan bahwa kesiapan ini menjadi kunci menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026.

Optimalisasi layanan penyeberangan juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk memperlancar mobilitas masyarakat. Semua langkah diambil untuk memastikan arus mudik berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh penumpang.

Terkini