JAKARTA - Masyarakat Kabupaten Buol akan segera menikmati kembali penerbangan dari Bandara Pogogul menuju Palu. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
Pengumuman Resmi dan Jadwal Penerbangan
Bupati Buol, H. Risharyudi Triwibowo, menyampaikan kabar ini saat peresmian nomor layanan darurat 112 di Mal Pelayanan Publik Buol, Senin, 23 Februari 2026. Ia menargetkan pengoperasian rute Buol–Palu dan Palu–Buol mulai berjalan pada bulan Ramadhan tahun ini.
Rute penerbangan ini dijadwalkan beroperasi dua kali dalam seminggu, yaitu setiap hari Selasa dan Kamis. Frekuensi tersebut menjadi langkah awal yang strategis untuk mengukur antusiasme masyarakat dan kebutuhan mobilitas.
Dampak pada Ekonomi dan Pariwisata
Bupati Wibowo menegaskan bahwa konektivitas yang lebih baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Akses transportasi yang cepat diyakini dapat menarik investasi, memperlancar distribusi barang, dan membuka peluang baru bagi sektor pariwisata dan perdagangan.
Selain itu, kemudahan akses udara akan mempermudah aktivitas bisnis, pendidikan, layanan kesehatan, hingga kebutuhan mudik dan kunjungan keluarga masyarakat. Kehadiran penerbangan ini diharapkan menjadi pemicu aktivitas ekonomi yang lebih dinamis di Buol.
Koordinasi dan Evaluasi Jadwal
Pemerintah daerah menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan terhadap jadwal penerbangan. Dengan memantau frekuensi penumpang, koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait akan memastikan jadwal dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kedepan, penambahan frekuensi atau penyesuaian waktu penerbangan akan dilakukan untuk mendukung mobilitas warga lebih optimal. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam memperkuat konektivitas regional dan memperluas jaringan transportasi udara.
Peran Bandara Pogogul dalam Konektivitas Daerah
Bandara Pogogul menjadi titik vital penghubung Buol dengan wilayah lain, khususnya Palu. Pengaktifan kembali rute penerbangan ini memperkuat peran bandara sebagai sarana transportasi penting bagi masyarakat, sektor ekonomi, dan layanan publik.
Keberadaan rute udara yang stabil juga memungkinkan pengembangan sektor wisata dan perdagangan lebih masif. Masyarakat setempat dapat memanfaatkan jalur ini untuk berbagai kepentingan, mulai dari urusan pemerintahan hingga perjalanan pribadi.
Harapan dan Optimisme Pemerintah Daerah
Bupati Wibowo berharap bahwa kembalinya penerbangan ini mampu mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Dengan konektivitas yang lebih baik, Buol dapat lebih mudah terhubung dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi dan sosial di Sulawesi dan sekitarnya.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengawasi dan mendukung operasional penerbangan. Evaluasi, koordinasi, dan penyesuaian jadwal menjadi langkah penting agar layanan transportasi udara semakin efisien dan memenuhi kebutuhan masyarakat Buol.