Jakarta - Jika sedang bingung memilih buah tangan saat pulang kampung, berikut beberapa rekomendasi oleh oleh Jakarta yang patut dipertimbangkan.
Kota Jakarta menawarkan beragam pilihan unik, mulai dari cendera mata khas hingga makanan tradisional yang sulit ditemukan di daerah lain.
Oleh-oleh ini bisa menjadi hadiah spesial untuk keluarga atau teman, sekaligus membawa nuansa khas ibu kota pulang ke rumah.
Dari sekian banyak pilihan, berikut beberapa rekomendasi oleh oleh Jakarta yang paling populer dan mudah dibawa, sehingga pengalaman berkunjung ke Jakarta semakin berkesan.
Rekomendasi Oleh Oleh Jakarta
Agar lebih mudah menentukan oleh-oleh yang pas, berikut beberapa rekomendasi oleh oleh Jakarta yang bisa dijadikan pilihan.
1. Jakarta Cheese Factory
Harga: Mulai sekitar Rp45.000, tergantung jenis kue.
Salah satu oleh-oleh populer dari Jakarta adalah produk dari Jakarta Cheese Factory. Tempat ini menawarkan berbagai pilihan kue berbasis keju, mulai dari chiffon cheese, bolen keju, hingga brownies yang lembut dan kaya rasa.
Cocok bagi penggemar makanan berbahan keju, kue-kue ini dapat dibeli di beberapa gerai yang tersebar di kota.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai menu dan lokasi, pengunjung bisa mengunjungi akun Instagram resmi Jakarta Cheese Factory.
2. Roti Romi
Harga: Sekitar Rp50.000, tergantung jenis paket.
Roti Romi adalah roti klasik yang lembut dan manis, berlokasi di Kemang, Jakarta Selatan. Selain menjual roti, tempat ini juga hadir sebagai kafe yang menjadi favorit warga sekitar.
Menu yang banyak dipesan biasanya adalah roti tradisional yang dipadukan dengan kopi sanger.
Untuk yang ingin membawa pulang, tersedia juga paket roti yang bisa dibeli secara praktis.
3. Mbun Brownies Panggang
Harga: Mulai dari Rp41.000, tergantung ukuran.
Sejak berdiri pada 2016, Mbun Brownies Panggang menghadirkan berbagai varian brownies, dengan total sekitar 12 rasa berbeda.
Selain brownies, toko ini juga menawarkan pilihan lain seperti pannacotta yang bisa dijadikan oleh-oleh menarik.
Tempat ini cukup populer dan biasanya ramai pengunjung, terutama bagi pecinta kudapan manis.
4. Hokkaido Cheese Tart
Harga: Sekitar Rp23.000 per pcs.
Hokkaido Cheese Tart menjadi salah satu oleh-oleh modern dari Jakarta yang sedang populer.
Meskipun berasal dari Jepang, kue ini sangat digemari di Indonesia, khususnya di ibu kota.
Setiap tart dibuat dari perpaduan susu dan keju Hokkaido yang kaya rasa, menghasilkan tekstur lembut dan gurih yang menjadi ciri khasnya.
5. Kue Kembang Goyang
Harga: Rp20.000–Rp40.000 per pak.
Kue kembang goyang adalah kue tradisional khas Betawi yang unik. Namanya terinspirasi dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga, dan pembuatannya melibatkan proses menggoyangkan cetakan hingga adonan terlepas.
Kue ini tersedia dalam versi manis dan asin, sehingga dapat dipilih sesuai selera. Tradisi pembuatannya yang khas menjadikan kue ini salah satu oleh-oleh legendaris dari Jakarta.
6. Roti Buaya
Harga: Sekitar Rp15.000 untuk ukuran mini.
Roti Buaya merupakan salah satu oleh-oleh khas Jakarta, khususnya dari tradisi Betawi. Roti ini dikenal dengan rasa manisnya yang khas dan secara tradisional hadir dalam setiap upacara pernikahan serta kenduri adat Betawi.
Dahulu, roti buaya hanya dibuat untuk acara-acara tertentu, tetapi kini banyak dijual untuk wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh unik.
Harga roti ini bervariasi tergantung ukuran yang dipilih, sehingga pengunjung dapat menyesuaikan dengan kebutuhan.
7. Kue Semprong
Harga: Mulai dari Rp15.000 hingga Rp200.000, tergantung ukuran dan paket.
Kue Semprong adalah kue kering yang terinspirasi dari egg rolls asal Portugis. Namanya diambil dari bentuknya yang menyerupai semprong atau alat tiup dari batang bambu.
Selain bentuk klasik seperti alat tiup, kue ini juga hadir dalam variasi bentuk segitiga dan persegi panjang.
Rasanya renyah, gurih, dan tidak terlalu manis, sehingga menjadi camilan yang disukai berbagai kalangan. Kue ini cocok dijadikan oleh-oleh karena awet dan mudah dibawa.
8. Dodol Betawi
Harga: Rp15.000–Rp90.000, menyesuaikan ukuran dan kemasan.
Dodol Betawi adalah camilan manis khas Betawi yang berwarna hitam kecoklatan. Berbeda dengan dodol dari daerah lain, variasi rasa dodol Betawi lebih terbatas, biasanya hanya ketan putih, ketan hitam, dan durian.
Proses pembuatannya cukup rumit dan membutuhkan bahan seperti ketan, gula merah, gula pasir, dan santan, yang dimasak di atas tungku kayu selama sekitar delapan jam.
Dodol ini sering dijumpai dalam berbagai acara, mulai dari pesta, bulan puasa, Idulfitri, hingga Iduladha.
9. Miniatur Monas
Harga: Sekitar Rp70.000 per miniatur.
Monumen Nasional (Monas) adalah ikon paling terkenal dari Jakarta. Sebagai oleh-oleh, miniatur Monas menjadi pilihan populer bagi pengunjung yang ingin membawa pulang kenang-kenangan dari Ibu Kota.
Miniatur ini dijual oleh berbagai perajin yang tersebar di sejumlah sudut kota Jakarta dengan harga yang cukup terjangkau, sehingga wisatawan dapat memiliki souvenir yang mewakili identitas kota.
10. Gantungan Kunci Monas
Harga: Sekitar Rp25.000 per item.
Gantungan kunci adalah oleh-oleh klasik yang mudah dibawa dan selalu hadir di destinasi wisata.
Di Jakarta, gantungan kunci umumnya menampilkan ikon kota, yakni Monas, yang menjadi simbol paling dikenal.
Beragam bentuk dan desain gantungan kunci Monas bisa ditemukan di berbagai lokasi di Jakarta, menjadikannya pilihan praktis untuk hadiah atau kenang-kenangan.
11. Miniatur Ondel-Ondel
Harga: Sekitar Rp75.000 per miniatur
Ondel-ondel adalah boneka tradisional Betawi yang biasanya muncul dalam pertunjukan rakyat atau perayaan komunitas.
Ukuran aslinya bisa mencapai tinggi 2,5 meter dengan lebar sekitar 80 cm, terbuat dari anyaman bambu, dan memiliki ciri khas wajah berwarna merah untuk laki-laki dan putih untuk perempuan.
Kini, banyak perajin membuat versi miniatur yang lebih praktis untuk dibawa pulang, sehingga menjadi salah satu oleh-oleh khas Jakarta yang menarik dan mudah dijadikan kenang-kenangan.
12. Bir Pletok Betawi
Harga: Rp15.000–Rp70.000
Bir Pletok adalah minuman tradisional khas Betawi yang telah dikenal sejak era kolonial.
Minuman ini dibuat dari rebusan beragam rempah-rempah yang menyehatkan, seperti jahe, jahe merah, serai, kunyit, kayu secang, kayu manis, lada hitam, daun pandan, daun jeruk, biji pala, kapulaga, kembang lawang, cengkeh, serta diberi gula dan sedikit garam.
Rasanya yang hangat dan aromanya yang khas membuat bir pletok menjadi oleh-oleh unik yang mampu menghadirkan cita rasa tradisional Jakarta bagi siapa pun yang mencobanya.
13. Kue Akar Kelapa
Harga: Rp30.000–Rp100.000
Kue Akar Kelapa merupakan kue kering khas Betawi yang biasanya disajikan bersama rengginang dan kacang goreng pada acara-acara spesial, seperti lebaran atau hajatan.
Bekasi dikenal sebagai produsen terbesar kue ini, meski produksinya kini tidak lagi masif. Bentuknya menyerupai akar pohon kelapa, meskipun di beberapa daerah kue ini juga disebut kue kaktus.
Rasa gurih dan manis, ditambah daya tahan yang lama bila disimpan rapat, membuat kue ini ideal sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang.
14. Kue Geplak
Harga: Rp25.000–Rp80.000
Kue Geplak adalah camilan manis tradisional Betawi yang sering dijadikan seserahan pada pernikahan adat.
Kue ini memiliki tekstur lembut dan proses pembuatannya dilakukan dengan cara ditepuk-tepuk menggunakan tangan, sehingga menghasilkan rasa yang khas sekaligus nama “geplak”.
Saat ini, kue ini semakin jarang ditemui karena pedagang yang menjualnya semakin sedikit, tetapi tetap menjadi pilihan oleh-oleh yang bernuansa tradisional.
15. Kerak Telor
Harga: Rp15.000–Rp25.000
Kerak Telor adalah makanan tradisional Jakarta yang ikonik dan sering dijadikan oleh-oleh. Hidangan ini mudah ditemukan terutama saat perayaan ulang tahun kota Jakarta.
Kerak telor dibuat dari ketan, telur, dan serundeng, dipadukan dengan bumbu gurih, manis, dan asin yang khas.
Setu Babakan di Jakarta menjadi pusat budaya Betawi yang terkenal sebagai tempat untuk menikmati kerak telor autentik.
Rasanya yang khas membuat makanan ini tak hanya populer sebagai jajanan, tapi juga sebagai simbol kuliner tradisional Jakarta.
16. Putu Mayang
Harga: Sekitar Rp10.000 per porsi
Putu Mayang adalah jajanan tradisional Jakarta yang mudah ditemui. Makanan ini dibuat dari tepung beras atau tepung tapioka, dibentuk seperti mi tipis, lalu disajikan dengan kuah santan gurih dan gula jawa.
Ciri khasnya terlihat dari warna kue yang cerah, biasanya hijau dan merah muda. Meskipun termasuk makanan tradisional, putu mayang masih cukup populer dan menjadi pilihan oleh-oleh yang manis dan lembut untuk dibawa pulang.
17. Tape Uli
Harga: Sekitar Rp10.000
Tape Uli adalah camilan khas Betawi yang populer di Jakarta. Nama “uli” merujuk pada makanan tradisional dari ketan putih atau ketan hitam yang dicampur dengan ragi dan kelapa.
Tape uli dibuat dengan cara mengombinasikan ketan dan tape yang difermentasi sehingga menghasilkan rasa manis dan tekstur lembut.
Biasanya, masyarakat Betawi menikmati tape uli bersama kopi sebagai teman santai di sore hari.
18. Telur Gabus Keju
Harga: Sekitar Rp30.000 (tergantung ukuran)
Telur Gabus Keju adalah camilan kering yang memiliki rasa gurih dan asin dari keju. Jajanan ini menjadi favorit masyarakat Betawi, khususnya pada musim lebaran, karena bisa disimpan cukup lama tanpa mengurangi rasa.
Bentuknya seperti stik kecil yang renyah, sehingga mudah dijadikan oleh-oleh khas Jakarta.
Di toko-toko oleh-oleh, makanan ringan ini mudah ditemukan dan cocok untuk dijadikan camilan sehat atau hadiah.
19. Baju Pangsi
Harga: Rp200.000–Rp300.000
Baju Pangsi adalah pakaian tradisional Betawi yang awalnya digunakan oleh jawara atau pendekar Betawi dalam aktivitas sehari-hari.
Biasanya, baju ini dipadukan dengan peci, ikat pinggang khas Betawi, dan kaos putih.
Kini, baju pangsi lebih fleksibel dan bisa dikenakan siapa saja, menjadi salah satu oleh-oleh non-makanan yang menarik bagi pengunjung yang ingin membawa pulang bagian dari budaya Betawi.
20. Kebaya Betawi
Harga: Sekitar Rp250.000 (harga bervariasi)
Kebaya Betawi adalah pakaian tradisional untuk perempuan Betawi, dikenal dengan warna-warna cerah seperti merah, kuning, biru, dan hijau.
Biasanya dilengkapi dengan jarik dan kerudung panjang selendang. Kebaya ini banyak dijual di toko oleh-oleh khas Jakarta maupun pusat perbelanjaan besar seperti Tanah Abang.
Selain sebagai pakaian, kebaya Betawi juga menjadi simbol budaya dan identitas masyarakat Jakarta, sehingga sangat cocok dijadikan oleh-oleh bernilai budaya.
21. Kue Ape
Harga: Sekitar Rp5.000 (tergantung penjual)
Kue Ape adalah jajanan tradisional Jakarta yang populer di kalangan warga kota. Bentuknya mirip serabi dengan tepi yang tipis dan bagian tengah yang lebih tebal, sehingga sering disebut “serabi Jakarta.”
Nama uniknya berasal dari percakapan warga Betawi zaman dahulu yang menanyakan, “Ini kue ape?”—dalam bahasa Betawi, “ape” berarti “apa.”
Kue ini mudah dijumpai di pasar tradisional maupun toko oleh-oleh dan menjadi camilan manis favorit masyarakat setempat.
22. Keripik Buah
Harga: Sekitar Rp25.000 (tergantung jenis buah)
Keripik buah menjadi salah satu oleh-oleh yang digemari karena rasanya renyah dan manis alami.
Berbahan dasar buah segar yang dikeringkan, camilan ini tersedia dalam berbagai varian seperti jambu, salak, melon, mangga, dan apel.
Proses pengeringan membuat tekstur buah tetap renyah, sementara rasa manisnya tetap terjaga.
Keripik buah mudah ditemukan di toko oleh-oleh Jakarta dan menjadi pilihan sehat untuk dibawa pulang sebagai cenderamata.
23. Biji Ketapang
Harga: Sekitar Rp20.000 (tergantung ukuran paket)
Biji Ketapang adalah makanan ringan tradisional yang dibuat dari campuran sagu, santan, dan gula, lalu digoreng hingga renyah. Bentuknya menyerupai biji kecil, sehingga mendapat nama biji ketapang.
Camilan ini memiliki rasa gurih dan sedikit manis, menjadikannya favorit di berbagai acara dan sangat mudah ditemui di toko oleh-oleh Jakarta.
Selain praktis untuk dibawa, biji ketapang juga awet sehingga cocok dijadikan buah tangan.
24. Asinan Betawi
Harga: Sekitar Rp17.000 (tergantung porsi)
Asinan Betawi adalah makanan basah khas Jakarta yang terdiri dari campuran sayuran segar, tahu, kerupuk mie, dan kacang tanah.
Ciri khasnya adalah penggunaan sawi asin, air gula, dan bumbu kacang yang menghasilkan rasa pedas, asam, dan asin sekaligus.
Asinan biasanya disajikan dalam wadah praktis untuk oleh-oleh, namun perlu diperhatikan bahwa makanan ini lebih cepat basi jika dibawa jarak jauh tanpa pendinginan.
25. Pencok Betawi
Harga: Sekitar Rp15.000 (tergantung ukuran porsi)
Pencok Betawi adalah lauk tradisional yang kerap hadir di acara pernikahan atau hajatan.
Terbuat dari kentang yang dipotong kecil dan digoreng hingga renyah, kentang ini dibumbui dengan rempah-rempah khas Betawi sehingga menghasilkan kombinasi rasa pedas, asam, manis, dan gurih.
Bentuknya menyerupai korek api batangan kecil, praktis untuk dijadikan lauk atau camilan, dan menjadi salah satu oleh-oleh tradisional yang mewakili cita rasa khas Jakarta.
26. Kue Rangi
Harga: Sekitar Rp3.000 per buah
Kue Rangi merupakan camilan tradisional Jakarta yang dikenal juga dengan sebutan kue pancong.
Nama “rangi” berasal dari proses “menggarang,” yaitu memasak kue tanpa minyak dengan menggunakan bara api dari kayu.
Bahan utama kue ini adalah tepung kanji yang dicampur dengan kelapa parut, lalu dipanggang hingga matang.
Kue Rangi memiliki tekstur renyah di luar dan lembut di dalam, serta aroma khas dari kelapa bakar.
Camilan ini mudah ditemukan di toko oleh-oleh Jakarta dan menjadi favorit karena rasanya yang sederhana namun lezat.
27. Miniatur Kendaraan
Harga: Sekitar Rp25.000 (tergantung jenis)
Miniatur kendaraan Jakarta menjadi salah satu oleh-oleh yang unik dan menarik. Produk ini menampilkan replika kecil dari bajaj, bemo, angkot, atau kendaraan khas ibu kota lainnya.
Miniatur ini dibuat secara tradisional oleh pengrajin lokal dan bisa ditemukan di berbagai toko oleh-oleh Jakarta.
Selain sebagai pajangan, miniatur ini juga menjadi simbol budaya transportasi khas Jakarta yang mudah dikenali oleh wisatawan.
28. Wajik Betawi
Harga:
- Kemasan kecil (100–200 gram): Rp10.000–Rp20.000
- Kemasan besar (500 gram–1 kg): Rp40.000–Rp70.000
Wajik Betawi adalah kue tradisional khas Betawi yang terbuat dari beras ketan dan gula merah.
Teksturnya kenyal dan rasanya manis legit, sangat khas untuk dijadikan camilan maupun oleh-oleh.
Biasanya Wajik disajikan dalam bentuk potongan kecil dan hadir di acara adat, perayaan hari besar, syukuran, atau pernikahan.
Kue ini bukan hanya enak, tetapi juga mewakili kekayaan kuliner tradisional Jakarta, sehingga selalu menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa lokal.
Sebagai penutup, jika sedang bingung memilih buah tangan, simak berbagai rekomendasi oleh oleh Jakarta yang unik, lezat, dan mudah dibawa pulang untuk keluarga.