BP BUMN Tetapkan Sektor Prioritas Kredit Bank Himbara pada 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:53:32 WIB
Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria.

JAKARTA - Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria menyampaikan bahwasanya lini industri manufaktur, program hilirisasi sumber daya alam (SDA), pembangunan infrastruktur, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) resmi menjadi sektor prioritas pembiayaan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

“Dukungan pembiayaan harus terus diarahkan kepada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Dony dalam keterangan resminya yang dikonfirmasi ANTARA dari Jakarta, Selasa.

Dony juga memaparkan, sektor-sektor lain yang terbukti mempunyai efek berganda atau multiplier effect tinggi bagi roda perekonomian nasional ikut diposisikan menjadi klaster prioritas dalam fokus penyaluran pembiayaan perbankan Himbara.

Ketetapan skala prioritas tersebut merupakan bagian dari peta jalan strategis pemerintah demi mempertebal peranan sektor perbankan plat merah guna menopang agenda pembangunan serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Dony memberikan instruksi tersebut saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Komisaris Utama dan Direktur Utama bank-bank Himbara pada Senin (15/6/2026). Forum diskusi tersebut sekaligus dimanfaatkan guna mengevaluasi raihan kinerja perbankan BUMN.

Melalui rapat itu, Dony menitikberatkan bahwa performa positif yang konsisten ditunjukkan oleh bank-bank Himbara bertindak sebagai fondasi krusial bagi stabilitas sistem keuangan sekaligus motor penggerak dinamika ekonomi nasional.

Sektor perbankan BUMN dipacu untuk terus mendongkrak kontribusi konkretnya lewat penyaluran instrumen pembiayaan yang bersifat produktif, inklusif, serta berorientasi penuh pada penciptaan nilai tambah bagi perekonomian negara.

“Perbankan BUMN memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujar Dony.

Bukan sekadar menyoroti perolehan capaian kinerja, agenda pertemuan tersebut ikut menggodok penguatan aspek tata kelola, manajemen risiko, serta formula taktis guna mengawal daya tahan sekaligus daya saing bank BUMN di tengah gejolak ekonomi global dan domestik yang dinamis.

Pihak BP BUMN bersama Danantara beserta manajemen Himbara menyatakan komitmen bersama untuk menjamin institusi perbankan BUMN dapat konsisten tumbuh secara sehat, profesional, dan berkelanjutan.

Kolaborasi yang solid antara pemilik saham, dewan komisaris, hingga jajaran manajemen diharapkan mampu memperkokoh fungsi intermediasi perbankan sekaligus menyokong akselerasi pemenuhan target pembangunan nasional.

Terkini