AHY Sebut Transisi Kendaraan Listrik Butuh Partisipasi Publik

Selasa, 30 Juni 2026 | 22:18:01 WIB
Menko AHY: Adopsi EV Dukung Pembangunan Inklusif-Berkelanjutan [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono memaparkan bahwa penyerapan kendaraan listrik (EV) mampu menopang jalannya pembangunan yang lebih inklusif serta berkelanjutan di Indonesia.

“Selain berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, adopsi kendaraan listrik juga dapat mendukung perbaikan kualitas udara, kesehatan masyarakat, serta pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” kata Menko AHY dalam keterangan bersama Grab Indonesia di Jakarta, Selasa.

Ia berpandangan bahwa proses migrasi menuju pergerakan transportasi rendah emisi bukan sekadar memerlukan sokongan teknologi dan suntikan modal, melainkan juga keikutsertaan secara langsung dari masyarakat luas, termasuk para mitra pengemudi ojek daring (ojol) yang saban hari memfasilitasi kebutuhan mobilitas warga.

“Bagi kami, transisi energi yang merangkul masyarakat membutuhkan partisipasi seluruh pihak, termasuk sektor swasta dan para pelaku mobilitas di lapangan,” kata Menko AHY.

Di samping itu, ia pun mengimbuhkan bahwa pola kolaborasi antara jajaran pemangku kebijakan, pelaku usaha, serta elemen masyarakat memegang peranan amat krusial guna mengakselerasi perpindahan menuju ekonomi hijau.

“Langkah ini sejalan dengan target pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional, sekaligus mendukung upaya Indonesia menuju Net Zero Emissions pada 2060 atau lebih cepat,” ujar dia.

“Inovasi, ketika dijalankan bersama masyarakat, dapat menjadi bagian dari solusi untuk mendorong efisiensi energi dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Indonesia,” kata Menko AHY menambahkan.

Sementara itu, pihak Grab memperluas cakupan alternatif mobilitas rendah emisi yang konsisten mudah dijangkau oleh publik lewat langkah penambahan unit armada kendaraan listrik.

Melalui integrasi antara ekspansi armada EV, penyediaan fitur layanan yang lebih irit energi, serta pemberian support bagi para mitra pengemudi, Grab berkomitmen menggaransi aspek keberlanjutan tidak sekadar mandek sebagai janji perusahaan, melainkan bertransformasi menjadi bagian dari opsi rutinitas harian para konsumen.

“Sebagai operator armada EV terbesar di Indonesia, per Mei 2026, armada EV Grab telah mencapai lebih dari 28.000 unit, atau dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

 Hingga akhir 2026, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah armada EV lebih dari tiga kali lipat dari tahun sebelumnya,” kata CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi.

Terkini