JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan pada hari Rabu (1/7/2026) dengan performa memuaskan setelah melonjak sebesar 0,92 persen atau terapresiasi sebanyak 52 basis poin menuju posisi 5.695.
Walaupun performa bursa domestik sukses mendarat di zona hijau, pelaku pasar internasional terpantau masih gencar merealisasikan aksi lepas portofolio lewat catatan jual bersih atau net sell menembus angka Rp 548 miliar.
Gelombang tekanan pelepasan aset terbesar menyasar pada saham perbankan BUMN, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), yang membukukan akumulasi nilai jual bersih asing mencapai Rp 352 miliar.
Kondisi tersebut disusul oleh emiten PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp 247 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 93 billion, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp 74 miliar, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 38 miliar.
Di balik dominasi aksi pelepasan saham oleh modal asing, pergerakan bursa saham tanah air untungnya masih diimbangi oleh akumulasi beli bersih atau net buy pada beberapa portofolio potensial lainnya.
Saham perbankan swasta terbesar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), berhasil memimpin sebagai target perburuan utama para pemodal global dengan realisasi net buy mencapai Rp 136 miliar.
Selanjutnya, aliran dana masuk juga mengalir pada saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) senilai Rp 66 miliar, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) Rp 59 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 46 miliar, serta PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 20 miliar.
Laju pergerakan indeks saham bergerak cukup dinamis di sepanjang jam perdagangan, di mana pasar sempat tertekan ke titik terendah pada level 5.607,451 hingga menyentuh batas tertinggi di area 5.737,736 setelah dibuka pada posisi 5.640,611.
Secara keseluruhan, nilai aktivitas transaksi yang berputar di bawah naungan Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini berhasil mencatatkan perolehan masif hingga mencapai angka Rp 10,287 triliun.
Untuk aspek volume perdagangan tercatat berada di level 18,682 miliar unit lembar saham dengan intensitas perpindahan tangan atau frekuensi transaksi harian sebanyak 1.566.407 kali perdagangan.
Dominasi pergerakan harga saham hari ini ditutup kompak ke zona penguatan, dengan rincian sebanyak 378 saham merangkak naik, 248 saham tertekan melemah, serta sisa 157 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.
Melalui hasil kalkulasi akumulatif tersebut, total nilai kapitalisasi pasar atau market cap yang berhasil dihimpun oleh otoritas bursa pada penutupan perdagangan sore ini berada di level Rp 10.033,077 triliun.