Bertemu PM Singapura, Prabowo Tekankan Pentingnya Diplomasi

Senin, 06 Juli 2026 | 23:56:31 WIB
Pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri Singapura.

JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh bentuk sengketa yang terjadi di wilayah mana pun wajib diselesaikan melalui jalur dialog serta diplomasi.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prabowo saat memberikan keterangan pers bersama Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong setelah menggelar pertemuan bilateral di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (6/7/2026).

"Kita menegaskan bahwa ASEAN berpandangan setiap sengketa harus diselesaikan secara damai melalui dialog dan diplomasi, tidak hanya di kawasan kami, tetapi juga di semua kawasan," ujar Prabowo, Senin.

Ia memaparkan bahwa pertemuannya bersama Wong turut mengulas beragam isu global serta regional yang memberikan dampak bagi kelangsungan hidup kedua negara.

Pembahasan tersebut bukan hanya menjadi bentuk respons atas tantangan masa kini, melainkan juga sebagai langkah mempersiapkan kemitraan strategis antara RI dan Singapura di masa depan.

"Tahun depan kita akan memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Singapura, dan kita melihat hubungan ini harus terus langgeng pada masa-masa yang akan datang," ucapnya.

Prabowo juga menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Lawrence Wong atas komitmen kuatnya dalam menjaga ikatan persahabatan dengan Indonesia.

Ia meyakinkan bahwa agenda Leaders’ Retreat hari ini menjadi bukti nyata dari kematangan serta rasa saling percaya dalam jalinan hubungan bilateral Indonesia dan Singapura.

"Sikap Indonesia, dan sikap saya pribadi sejak dahulu, saya kira sudah saya buktikan selama puluhan tahun. Komitmen dan keyakinan saya adalah bahwa Singapura dan Indonesia harus menjadi mitra yang baik serta menjalin kerja sama yang baik," kata Prabowo.

"Dengan kerja sama yang baik, hal ini akan menguntungkan tidak hanya rakyat Indonesia dan rakyat Singapura, tetapi juga akan menyumbang stabilitas, pertumbuhan, dan kemakmuran di seluruh Asia Tenggara," imbuh dia.

Terkini