ARTO Luncurkan Fitur Rapor Kredit untuk Tekan Kasus Kredit Macet

Kamis, 09 Juli 2026 | 04:05:31 WIB
PT Bank Jago Tbk.

JAKARTA - Di tengah maraknya fenomena kasus kredit macet akibat dari kemudahan akses pinjaman digital, PT Bank Jago Tbk (ARTO) berinisiatif membuka akses data Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK secara langsung di dalam aplikasinya.

Melalui kehadiran fitur bernama Rapor Kredit tersebut, emiten bank digital ini berupaya memitigasi risiko gagal bayar dengan mendorong para nasabah mengukur secara mandiri indikator kesehatan finansial mereka sebelum mengajukan utang baru.

Berkat adanya sistem inovatif ini, para pengguna dapat mengetahui status kolektibilitas kredit sekaligus memperoleh gambaran komprehensif mengenai tingkat kualitas pinjaman yang sedang berjalan.

Head of Sustainability & Digital Lending Bank Jago Andy Djiwandono mengutarakan bahwa kelonggaran dalam memperoleh fasilitas pembiayaan harus diimbangi oleh pemahaman yang memadai seputar kondisi riil finansial dari tiap-tiap debitur.

Menurut pandangan dirinya, keberadaan layanan tersebut diproyeksikan mampu mendampingi nasabah dalam menetapkan keputusan kredit secara lebih matang serta proporsional dengan kapasitas kantong pribadi.

"Melalui Rapor Kredit, kami berharap debitur mengambil pinjaman dengan lebih bijak, terukur sesuai kemampuan finansialnya," ujar Andy, Kamis (9/7/2026).

Pihak Bank Jago menilai bahwa urgensi terhadap program edukasi di sektor kredit saat ini masih tergolong cukup masif di tengah masyarakat luas.

Bila mengacu pada dokumen Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 keluaran OJK, tingkat pemahaman literasi keuangan khusus pada sektor pembiayaan bank tercatat menyentuh porsi 65,5 persen.

Kendati demikian, indeks pemahaman masyarakat pada lembaga pembiayaan nonbank, industri fintech lending, hingga lembaga keuangan mikro masih terpuruk di bawahnya, dengan porsi masing-masing 44,7 persen, 24,9 persen, serta 9,8 persen.

Bukan sekadar menampilkan rekaman rekam jejak maupun status pinjaman, inovasi Rapor Kredit ini turut dibekali oleh fasilitas pelengkap bernama Credit Health Tips yang mengulas artikel edukasi serta panduan khusus bagi nasabah.

Bagi golongan nasabah yang mengantongi catatan kualitas kredit bersih akan disajikan panduan taktis untuk mempertahankan rekam jejak positif tersebut agar tidak ternoda.

Sedangkan bagi kelompok debitur yang memiliki raport pembiayaan kurang memuaskan bakal disuguhkan rujukan formulasi serta langkah perbaikan yang aplikatif.

Manajemen perseroan menegaskan bahwa perilisan layanan baru ini menjadi bagian integral dari penerapan prinsip responsible lending atau sistem penyaluran modal yang bertanggung jawab kepada publik.

Fasilitas digital ini melengkapi ragam produk pinjaman kepunyaan Bank Jago yang sudah dipasarkan lebih dulu kepada publik, seperti program Jago Dana Cepat serta Dana Siaga.

Untuk periode awal peluncuran ini, menu akses layanan Rapor Kredit baru dapat dinikmati oleh para debitur Bank Jago, termasuk bagi mereka yang aktif menggunakan kedua produk pembiayaan tersebut.

Terkini