Kemdiktisaintek Ajak Penerima Beasiswa Perkuat Riset Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 | 21:14:02 WIB
Dirjen Risbang Kemdiktisaintek Fauzan Adziman.

JAKARTA - Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Fauzan Adziman meminta para peraih Beasiswa Garuda berkontribusi aktif dalam memperkuat ekosistem riset nasional.

Fauzan menegaskan bahwa penguatan sektor riset di tanah air harus dipupuk sejak usia muda, salah satunya dengan menumbuhkan kebiasaan meneliti di area institusi pendidikan.

"Riset itu dimulai dari masalah. Jangan berpikir produknya dulu, tetapi pikirkan masalah apa yang ingin kami pecahkan. Setelah riset, jangan berhenti di riset, tetapi bagaimana riset ini bisa bermanfaat, baik bagi masyarakat maupun industri," katanya.

Dirjen Risbang tersebut juga mengingatkan krusialnya integrasi antara pembinaan bakat, kegiatan riset, penciptaan inovasi, hingga proses hilirisasi.

Fauzan menggarisbawahi bahwa negara ini memerlukan pemuda-pemudi yang sanggup menciptakan keunggulan lewat keahlian nyata, bukan sekadar bersandar pada melimpahnya kekayaan alam. Melalui cara ini, para pemuda dapat berkontribusi besar mendongkrak daya saing bangsa.

Fauzan menyatakan bahwa fokus pembangunan tanah air ke depan harus memprioritaskan kompetensi sumber daya manusia serta penguasaan sektor teknologi sebagai pilar utama.

Indonesia dinilai tidak boleh lagi hanya mengandalkan reputasi komoditas alam yang melimpah, melainkan harus mendirikan sektor industri dan mencetak generasi yang mempunyai kapabilitas tinggi.

"Resource kami tidak lagi hanya berbasis sumber daya alam, tetapi berbasis capability kami. Kami ingin membangun industri yang memiliki capability tinggi, sehingga Indonesia tidak hanya dikenal karena memiliki nikel atau sumber daya alam lainnya, tetapi juga karena kemampuan dan penguasaan teknologinya," ujar dia.

Fauzan juga menitipkan pesan kepada peraih beasiswa yang hendak menempuh pendidikan di mancanegara untuk selalu percaya diri. Fauzan menyatakan Indonesia ialah bangsa besar yang dibekali potensi ekonomi serta sumber daya manusia yang hebat.

Oleh sebab itu, para mahasiswa diharapkan mampu bertindak sebagai representasi negara, menjaga kehormatan bangsa, sekaligus kembali ke tanah air membawa wawasan serta relasi demi menyokong pembangunan domestik.

Langkah ini didukung pula oleh Direktur Diseminasi dan Pemanfaatan Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Yudi Darma, yang memotivasi penerima beasiswa untuk tidak takut mencari tahu, bereksperimen, dan memetik hikmah dari kegagalan.

"Banyak bertanya dan jangan takut mencoba. Kalau ternyata ada kesalahan, jadikanlah sebagai media untuk belajar. Integritas dan etika harus dibangun tinggi karena itulah modal untuk melangkah lebih ringan ke depan," tutur Yudi Darma.

Terkini