PGN Perluas Layanan Gas Bumi untuk Sektor Industri di Jawa Tengah

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:09:31 WIB
PGN Suplai Gas Bumi ke Pabrik Sepeda dan Motor Listrik di Semarang [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), selaku Subholding Gas PT Pertamina (Persero), kini menyalurkan gas bumi ke fasilitas produksi sepeda, sepeda listrik, dan motor listrik baru milik PT Roda Pasifik Mandiri di Semarang, Jawa Tengah.

Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, menyatakan bahwa suplai ini menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam memperluas pemanfaatan gas bumi yang andal, efisien, serta ramah lingkungan bagi sektor industri di Jawa Tengah.

Berkat jaringan pipa distribusi PGN yang tersambung, PT Roda Pasifik Mandiri kini memanfaatkan gas bumi untuk kegiatan produksi utama di pabrik barunya di Semarang dengan volume mencapai 50 ribu meter kubik per bulan. Inisiatif peralihan energi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi sekaligus menurunkan emisi karbon dalam operasional perusahaan.

"Kami menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada PGN. Pemanfaatan gas bumi melalui jaringan pipa ini menghadirkan jaminan energi yang andal dan berkelanjutan, sehingga mampu mendukung produktivitas serta daya saing guna memenuhi permintaan pasar," ujarnya.

Menurut Sugianto, sinergi antara PGN dan industri ini merupakan pencapaian penting dalam mempercepat transisi energi di sektor industri Kota Semarang. Pemenuhan gas bumi dari PGN kepada produsen sepeda tersebut mendukung operasional pabrik yang mengusung konsep ramah lingkungan, sekaligus memperkuat ekosistem rantai pasok dan diversifikasi energi di Jawa Tengah.

PGN berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan infrastruktur serta memperluas jaringan pipa gas di kawasan industri potensial di wilayah Jawa Tengah.

"Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada pelaku industri lokal mendapatkan akses energi yang kompetitif, sekaligus mendukung target pemerintah dalam mencapai net zero emission (NZE)," ujar Sugianto.

Terkini