Program Energi Bersih PLN EPI Sukses Hemat Emisi 710 Kilogram

Rabu, 15 Juli 2026 | 21:21:01 WIB
Ilustrasi Pekerja PT PLN Energi Primer Indonesia.

JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) sukses membukukan pengurangan emisi karbon sebesar 710 kg setara CO2. Capaian positif ini berhasil diraih berkat pelaksanaan program berkelanjutan bertajuk "EPI Clean Energy Day".

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, dalam pernyataan resminya di Jakarta pada Rabu menerangkan bahwa EPI Clean Energy Day menjadi instrumen untuk memotivasi karyawan agar beralih ke moda transportasi rendah emisi. Langkah ini adalah sumbangsih nyata dalam menyokong transisi energi, memangkas BBM, dan menekan jejak karbon internal.

Agenda yang rutin digulirkan pada setiap hari Jumat ini menjadi wujud nyata pelaksanaan instruksi dari jajaran pemerintah, BP BUMN, hingga PT PLN (Persero). Tujuannya untuk menumbuhkan budaya hemat energi serta minimalisasi emisi karbon di area perkantoran.

Merujuk pada laporan kumulatif untuk rentang waktu sejak 28 April sampai dengan 3 Juli 2026, tercatat sudah ada sebanyak 246 orang karyawan yang ikut andil menyukseskan gerakan ramah lingkungan tersebut.

Berkat partisipasi aktif tersebut, PLN EPI mengalkulasi adanya penurunan emisi menyentuh 710,87 kg CO2e. Angka ini setara dengan efisiensi penggunaan BBM jenis Pertamax sebanyak 292,3 liter, sekaligus menghemat anggaran pengeluaran transportasi hingga Rp3,9 juta.

"Capaian tersebut menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran pegawai untuk menerapkan gaya hidup rendah karbon sekaligus menjadi langkah awal menuju pencapaian target tahunan program," sebut Mamit.

Dia memaparkan bahwa agenda transisi energi tidak boleh hanya bertumpu pada aspek lompatan teknologi serta penyediaan bahan baku energi bersih semata. Perubahan mendasar pada pola perilaku dari setiap individu di dalam internal perusahaan juga memegang peranan yang sangat krusial.

Mamit memiliki keyakinan kuat bahwa transformasi kebiasaan sederhana yang dikerjakan secara kontinu bakal melahirkan dampak positif yang luar biasa besar, baik bagi kelestarian alam sekitar maupun kelangsungan bisnis perseroan.

"Kami mengapresiasi antusiasme seluruh pegawai yang telah berpartisipasi. Setiap perjalanan yang beralih ke moda transportasi rendah emisi merupakan kontribusi nyata dalam membangun budaya kerja yang lebih efisien, mendukung pencapaian target net zero emissions (NZE), serta menunjukkan bahwa transformasi energi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara bersama," tambahnya.

Demi menjamin output dari program ini bisa dikalkulasi secara transparan dan objektif, tiap-tiap karyawan yang ikut serta diwajibkan untuk mendata riwayat perjalanan mereka. Data tersebut yang nantinya dihitung menjadi konversi pengurangan emisi, penghematan BBM, serta efisiensi biaya.

"Pendekatan berbasis data tersebut memungkinkan perusahaan memantau efektivitas program sekaligus mendorong peningkatan partisipasi pegawai secara berkelanjutan," sebut Mamit.

Terkini