Pahami Aturan Baru Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat Ini

Sabtu, 19 September 2026 | 19:59:01 WIB
Pemenang Mandalika Racing Series 2026.

JAKARTA - Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengumumkan penerapan regulasi baru pada gelaran Pertamina Mandalika Racing Series putaran keempat di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, sesuai standar FIM pada 19-20 September 2026.

Ketua Panitia Ajang MRS 2026, Arif Syahbani, mengungkapkan bahwa salah satu perubahan mendasar terjadi pada sistem kualifikasi babak pembalap di Sirkuit Mandalika.

"Aturan baru itu antara lain penambahan jumlah pembalap dari Q1 dan Q2," kata Ketua Panitia Ajang MRS 2026 Arif Syahbani di Mandalika, Sabtu.

Arif menjelaskan bahwa pada putaran sebelumnya hanya 10 pembalap yang berhak lolos ke Q2 berdasarkan akumulasi latihan resmi, tetapi kini kuotanya ditambah menjadi 14 pembalap.

"Sementara, hasil dari Q1 yang sebelumnya diambil dua menjadi empat pembalap tercepat untuk masuk ke Q2. Aturan itu berlaku untuk kelas NS250 dan IJTC 150 U-15," katanya.

Penyelenggara juga memberikan toleransi bagi pembalap yang mengalami kendala teknis atau cedera saat sesi latihan agar tetap bisa berlaga dari posisi grid paling belakang atas izin race direction.

"Adapun ketentuannya adalah pembalap tersebut mencatat waktu minimal sama dengan atau lebih cepat dari 107 persen waktu pembalap tercepat di salah satu sesi Latihan Resmi (FP1 dan FP2)," katanya.

Ketentuan lain mengatur batas maksimal pembalap yang melakukan start dari Pit Lane yakni sebanyak 10 pembalap, dan jika melampaui batas tersebut maka start akan diulang lewat metode Quick Start.

Selain itu, prosedur Start Warm Up dari luar grid diberlakukan bagi pembalap yang terlambat keluar dari Pit Lane saat Sighting Lap.

"Mereka harus melakukan Start Warm-Up Lap dari Pit Lane, mengambil posisi grid mereka semula dan menjalani sanksi Double Long Lap Penalty," katanya.

Regulasi mengenai start race dari Pit Lane mengharuskan pembalap tetap berhenti menunggu lampu hijau di Pit Exit menyala meski balapan utama sudah dimulai.

"Setelah seluruh rombongan pembalap di lintasan telah melewati tikungan Pertama (atau melewati Garis Pit Exit) dengan aman," katanya.

Setelah lampu hijau menyala, pembalap dizinkan melaju masuk ke trek dengan tetap mematuhi pit limiter dan dilarang melintasi blend line demi menghindari potensi kecelakaan.

"Hal itu juga tetap berlaku bagi pembalap yang menjalani Warm Up Lap secara tidak sempurna, karena crash, engine trouble, dan sebagainya," katanya.

Ajang MRS edisi ini diikuti oleh 108 pembalap terdaftar yang bersaing pada kelas NS150, NS250, SS600, serta IJTC U-15.

Di sisi lain, Manager Corporate Brand PT Pertamina (Persero), Raden Panji Adhitiyo Putera, menyatakan komitmen penuh pihaknya dalam mendukung ajang balap nasional ini.

"Dukungan itu merupakan tahun keempat secara berturut-turut sebagai upaya melahirkan talenta muda Indonesia yang mampu bersaing di level internasional," katanya.

Pertamina menilai kejuaraan MRS memiliki peran strategis bagi pembinaan atlet sekaligus pengembangan industri otomotif dalam negeri.

"Sinergi antara ajang balap dan pengembangan produk lokal diharapkan bisa berjalan beriringan," katanya.

Tags

Terkini