Cek Harga BBM 30 November 2025 Menjelang Perubahan Resmi Pada 1 Desember 2025

Minggu, 30 November 2025 | 10:02:13 WIB
Cek Harga BBM 30 November 2025 Menjelang Perubahan Resmi Pada 1 Desember 2025

JAKARTA - Pergerakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat menjelang masuknya awal bulan. Banyak kalangan menantikan apakah pada 1 Desember 2025 nanti bakal ada perubahan harga, mengingat penyesuaian bulanan kerap dipengaruhi kondisi global yang fluktuatif.

Pada Minggu, 30 November 2025, harga BBM yang berlaku di berbagai SPBU tercatat masih mengacu pada ketetapan yang dikeluarkan pada 1 November 2025. Kondisi ini terlihat pada SPBU Pertamina, Shell, dan BP, yang mempertahankan harga sesuai penetapan satu bulan sebelumnya.

Sementara itu, Vivo menjadi satu-satunya penyedia BBM yang telah melakukan perubahan harga menjelang akhir bulan. Penyesuaian dilakukan pada 24 November 2025 setelah SPBU Vivo menerima suplai BBM tambahan dari Pertamina.

Jenis BBM Revvo 92 yang sempat tidak tersedia kini kembali dapat dibeli oleh konsumen. Dengan ketersediaan yang pulih, SPBU Vivo menurunkan harga Revvo 92 menjadi Rp12.680 per liter dari harga sebelumnya Rp12.890.

Penurunan harga tersebut disambut positif oleh pengguna kendaraan yang membutuhkan alternatif BBM nonsubsidi beroktan menengah. Langkah Vivo ini menunjukkan dinamika harga yang dapat berubah apabila suplai BBM mengalami peningkatan.

Menjelang masuknya 1 Desember 2025, publik mulai menaruh perhatian pada penyesuaian harga yang akan dilakukan oleh badan usaha. Rutinitas penetapan harga setiap tanggal 1 menjadi momen yang ditunggu, terutama bagi masyarakat yang menjaga biaya operasional kendaraan.

Harapan turunnya harga BBM masih terbuka apabila kondisi minyak dunia dan kurs Rupiah berada dalam posisi yang mendukung. Namun, kenaikan harga juga mungkin terjadi apabila faktor global dan domestik menunjukkan tren yang kurang stabil.

Sebagai gambaran, kebijakan harga BBM nonsubsidi tetap dipengaruhi oleh mekanisme pasar internasional. Pergerakan harga minyak mentah dunia serta nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika menjadi dua komponen utama dalam penetapan harga BBM bulanan.

Untuk memberikan informasi terbaru kepada masyarakat, berikut daftar harga BBM yang berlaku pada hari ini, Minggu, 30 November 2025. Informasi ditampilkan sesuai dengan harga masing-masing SPBU yang telah ditetapkan dan masih berlaku.

Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina, Shell, BP, dan Vivo

Pertamina masih memberlakukan harga BBM sesuai dengan penetapan terakhir pada 1 November 2025. Harga BBM subsidi dan nonsubsidi tidak mengalami perubahan hingga akhir November.

Berikut harga lengkap BBM di SPBU Pertamina hari ini:

Solar Subsidi: Rp6.800 per liter

Pertalite: Rp10.000 per liter

Pertamax: Rp12.200 per liter

Pertamax Turbo: Rp13.100 per liter

Pertamax Green: Rp13.000 per liter

Dexlite: Rp13.900 per liter

Pertamina Dex: Rp14.200 per liter

Shell juga mempertahankan harga BBM yang telah berlaku sejak awal November. BBM beroktan tinggi seperti V-Power tetap berada pada kisaran harga yang sama seperti bulan lalu.

Harga BBM Shell adalah sebagai berikut:

Shell Super: Rp12.680 per liter

Shell V-Power: Rp13.260 per liter

Shell V-Power Nitro+: Rp13.480 per liter

Shell V-Power Diesel: Rp14.410 per liter

Selain itu, BP-AKR juga menetapkan harga yang sama seperti awal bulan. Jenis BBM seperti BP 92 dan BP Ultimate masih memiliki harga yang stabil.

Berikut harga BBM BP-AKR hari ini:

BP 92: Rp12.680 per liter

BP Ultimate: Rp13.260 per liter

BP Ultimate Diesel: Rp14.410 per liter

Untuk Vivo, penyesuaian harga terbaru dilakukan pada 24 November 2025. Penurunan harga Revvo 92 menjadi perubahan paling mencolok dari penyedia BBM ini.

Harga BBM Vivo yang berlaku adalah:

Revvo 90: –

Revvo 92: Rp12.680 per liter

Revvo 95: –

Diesel Primus Plus: Rp14.410 per liter

Tabel Harga BBM Terkini di Semua SPBU (30 November 2025)

Berikut tabel rangkuman harga BBM sesuai penyedia SPBU:

Jenis BBMPertamina (Rp/L)Shell (Rp/L)BP-AKR (Rp/L)Vivo (Rp/L)
Solar Subsidi6.800
Pertalite10.000
Pertamax12.200
Pertamax Turbo13.100
Pertamax Green13.000
Dexlite13.900
Pertamina Dex14.200
Shell Super12.680
Shell V-Power13.260
Shell V-Power Nitro+13.480
Shell V-Power Diesel14.410
BP 9212.680
BP Ultimate13.260
BP Ultimate Diesel14.410
Revvo 90
Revvo 9212.680
Revvo 95
Diesel Primus Plus14.410

Faktor Penentu Harga BBM Bulanan

Harga BBM di Indonesia, terutama jenis nonsubsidi, sangat bergantung pada kondisi pasar global. Perubahan harga minyak mentah dunia dapat memicu kebijakan penyesuaian pada awal bulan.

Kurs Rupiah terhadap Dolar Amerika juga menjadi elemen yang diperhitungkan dalam menentukan harga. Nilai tukar yang melemah dapat membuat biaya impor minyak menjadi lebih tinggi.

Selain itu, kebijakan suplai BBM dari penyedia lokal maupun luar negeri turut memengaruhi stabilitas harga. Vivo menjadi contoh ketika suplai tambahan dari Pertamina membuat harga Revvo 92 bisa turun kembali.

Masyarakat kini mulai menantikan apakah awal Desember 2025 akan membawa perubahan harga yang signifikan. Situasi ekonomi global yang tidak menentu membuat kemungkinan naik atau turunnya harga cukup terbuka.

Badan usaha diperbolehkan menyesuaikan harga setiap tanggal 1 berdasarkan formula yang berlaku. Seluruh keputusan penetapan harga dilakukan dengan mempertimbangkan kelangsungan pasokan dan kondisi pasar.

Respons Masyarakat Menjelang Penetapan Harga Baru

Banyak warga mengakui bahwa pergerakan harga BBM tiap bulan sangat memengaruhi pengeluaran mereka. Pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat berharap tidak ada kenaikan drastis di bulan berikutnya.

Sebagian masyarakat juga menilai bahwa kestabilan harga selama beberapa bulan terakhir cukup membantu ekonomi rumah tangga. Namun, ketidakpastian harga minyak dunia tetap menjadi kekhawatiran.

Di sisi lain, pelaku usaha transportasi sering kali memantau secara ketat informasi terkait penetapan harga bulanan. Biaya operasional kendaraan merupakan komponen penting dalam menentukan harga jasa.

Menjelang 1 Desember 2025, antusiasme masyarakat dalam mengetahui perubahan harga semakin meningkat. Beberapa berharap adanya penurunan harga untuk meringankan biaya mobilitas harian.

Dengan dinamika yang terjadi, masyarakat diimbau untuk tetap memantau informasi resmi terkait penyesuaian harga. Transparansi harga sangat penting agar konsumen dapat mengatur pengeluaran dengan lebih tepat.

Terkini