JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan membagikan dividen final sebesar Rp281 per saham untuk tahun buku 2025. Sebelumnya, perseroan telah membagikan dividen interim sebesar Rp55 per saham, sehingga total dividen mencapai Rp336 per saham.
Rincian Dividen dan Keputusan RUPST 2026
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal Sabtu, 14 Maret 2026, nilai pembagian dividen final mencapai Rp34,52 triliun. Keputusan pembagian dividen ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 12 Maret 2026 dengan dasar laporan keuangan per 31 Desember 2025.
Laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp57,53 triliun. Sedangkan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat Rp258,92 triliun dengan total ekuitas Rp281,68 triliun.
Buyback Saham BCA Bersamaan Dengan Dividen
Selain dividen, RUPST juga menyetujui rencana pembelian kembali saham (buyback) BCA. Pelaksanaan buyback akan dilakukan hingga 12 bulan sejak disetujui, sehingga jumlah saham yang berhak menerima dividen bisa berkurang sesuai akumulasi buyback hingga tanggal pencatatan (record date).
Dengan adanya buyback, perseroan menyiapkan mekanisme untuk menstabilkan harga saham di pasar. Hal ini memungkinkan manajemen menjaga nilai perusahaan sekaligus memberikan keuntungan bagi pemegang saham.
Jadwal Pembagian Dividen Tahun Buku 2025
Tanggal efektif dividen ditetapkan pada 13 Maret 2026. Sementara itu, tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 27 Maret 2026, dan ex dividen pada 30 Maret 2026.
Untuk pasar tunai, tanggal cum dividen pada 31 Maret 2026 dan ex dividen pada 1 April 2026. Daftar pemegang saham yang berhak menerima dividen ditetapkan pada 31 Maret 2026 pukul 16.00 WIB, dengan pembayaran dividen dilakukan pada 8 April 2026.
Persiapan Layanan Perbankan Selama Ramadan 2026
BCA mengalokasikan dana tunai sebesar Rp65,7 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi nasabah selama Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas ekonomi, mulai dari belanja kebutuhan pokok hingga tradisi mudik Lebaran.
Selain memastikan ketersediaan uang tunai, BCA memperkuat layanan digital agar transaksi tetap berjalan lancar. Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menyatakan Ramadan dan Idulfitri menjadi momentum perputaran uang signifikan di Indonesia.
“BCA berkomitmen menyediakan layanan perbankan berkualitas, termasuk ketersediaan uang tunai,” jelas Hendra Lembong. Perseroan juga memastikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi melalui kelancaran sistem pembayaran di momen Ramadan dan Idulfitri 2026.
Fasilitas Penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK)
BCA menyediakan layanan penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) bagi nasabah di seluruh cabang. Penukaran bisa dilakukan melalui mekanisme registrasi di website PINTAR milik Bank Indonesia, sesuai kuota yang tersedia di cabang pilihan.
Nasabah wajib membawa bukti penukaran dan KTP asli sesuai data registrasi. Layanan ini mempermudah masyarakat mendapatkan uang layak edar (ULE) dan uang baru untuk kebutuhan THR dan transaksi sehari-hari.
Layanan Digital dan Kanal Komunikasi 24 Jam
Seluruh kanal digital BCA tetap aktif 24 jam, termasuk aplikasi myBCA, BCA mobile, internet banking KlikBCA, dan jaringan ATM yang tersebar luas. Untuk kenyamanan, nasabah juga dapat mengakses Halo BCA, aplikasi haloBCA, WhatsApp Bank BCA, X @HaloBCA, webchat di www.bca.co.id, serta email halobca@bca.co.id.
Hendra Lembong menutup dengan ucapan selamat menyambut Idulfitri 1447 Hijriah. Ia berharap bulan suci Ramadan membawa keberkahan dan keselamatan bagi seluruh nasabah dan masyarakat Indonesia.