Pramono Anung Sebut Penyesuaian Tarif Transjabodetabek Terbatas

Pramono Anung Sebut Penyesuaian Tarif Transjabodetabek Terbatas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa tidak seluruh rute layanan Transjabodetabek akan mengalami penyesuaian tarif.

Pernyataan ini muncul untuk mengklarifikasi pemberitaan di media yang menyebut seolah-olah terjadi kenaikan tarif signifikan hingga Rp15 ribu untuk semua rute.

“Jadi, saya ingin menjelaskan, karena sudah di beberapa media itu mengutipnya menurut saya tidak proper, terutama untuk Transjabodetabek, seakan-akan akan mengalami kenaikan Rp10 ribu sampai dengan Rp15 ribu. Tidak semua Transjabodetabek itu akan mengalami kenaikan yang seperti itu,” kata Pramono di Jakarta Barat, Kamis.

Pramono menjelaskan bahwa penyesuaian tarif hanya berlaku pada rute tertentu, seperti layanan Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

Meski belum memberikan rincian tarif terbaru, Pramono memastikan kebijakan tersebut tidak akan memberatkan masyarakat di Jakarta maupun daerah penyangga.

“Sekali lagi, bagi saya, yang paling penting bukan perubahan atau penyesuaian harga, tetapi membuat warga Jakarta lebih nyaman, lebih menikmati TransJabodetabek,” ungkap Pramono.

Saat ini, konektivitas transportasi umum di ibu kota telah mencapai 93 persen, namun tingkat penggunaannya masih berada di bawah angka 30 persen.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus berupaya mendorong penggunaan transportasi publik, termasuk dengan mengampanyekan layanan gratis bagi 15 golongan masyarakat.

Pramono berjanji akan mempertimbangkan penyesuaian tarif berdasarkan jarak agar tidak membebani warga dan mencegah mereka beralih kembali ke kendaraan pribadi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index