MORA Catatkan Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Bersih di Tahun 2025

MORA Catatkan Pertumbuhan Pendapatan dan Laba Bersih di Tahun 2025
PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) telah sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari Senin (15/6/2026).

JAKARTA - PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) telah sukses menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada hari Senin (15/6/2026).

Dalam agenda tersebut, manajemen MORA turut memaparkan rincian hasil kinerja operasional serta laporan keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Direktur Utama sekaligus Chief Executive Officer PT Ekamas Mora Republik Tbk, Timotius Max Sulaiman mengatakan bahwa perseroan telah berhasil membukukan pertumbuhan yang berkelanjutan di sebagian besar lini bisnis, didukung oleh ekspansi jaringan fiber optic, peningkatan basis pelanggan, serta penguatan kapasitas infrastruktur digital.

Selanjutnya, emiten penyedia layanan telekomunikasi ini juga mengantongi peningkatan performa keuangan yang berada di zona positif.

Perseroan berhasil mengamankan pertumbuhan sebesar 21 persen atau menyentuh kisaran Rp1,3 triliun pada perolehan pendapatan dari segmen retail.

Di samping itu, perusahaan berkode saham MORA tersebut mengamankan kenaikan EBITDA hingga menyentuh Rp2,0 triliun atau naik sekitar 9,8 persen bila disandingkan dengan perolehan pada tahun sebelumnya.

Perseroan juga mengantongi pertumbuhan laba bersih yang melesat signifikan sebesar 96,5 persen atau setara dengan Rp516 miliar, dari capaian tahun sebelumnya yang berada di angka Rp263 milar.

Timotius menyebut bahwa hasil tersebut merupakan momentum perseroan dalam menjaga pertumbuhan yang sehat sepanjang tahun 2025 melalui penguatan bisnis inti berupa perluasan jaringan fiber optic, percepatan ekspansi FTTH dan FTTX, serta penguatan kapasitas jaringan untuk menjawab lonjakan kebutuhan konektivitas ritel maupun enterprise.

"Kami melihat kebutuhan konektivitas yang terus meningkat sebagai peluang jangka panjang yang akan terus kami optimalkan melalui investasi infrastruktur yang berkelanjutan," ujar Timotius Max Sulaiman dalam acara Public Expose di Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026).

Timotius menjabarkan bahwa perseroan pada periode akhir tahun 2025 lalu juga terbukti sukses menorehkan lonjakan kinerja operasional yang terbilang masif.

Hal ini terlihat dari kuantitas homepass yang merangkak naik sebesar 36 persen lantaran korporasi berhasil membukukan total jangkauan homepass sebanyak 1 juta unit, berbanding terbalik dengan pencapaian tahun sebelumnya yang hanya mentok pada angka 788 ribu unit.

Bahkan, jumlah total dari basis pelanggan segmen ritel ikut terkerek naik sebesar 46 persen atau menyentuh kisaran 330 ribu pelanggan, sedangkan untuk pelanggan pada portofolio korporasi (enterprise) melaju naik 44 persen hingga melampaui ambang batas 17 ribu pelanggan.

"Di sisi infrastruktur, panjang jaringan fiber optic per 31 Desember 2025 mencapai sekitar 58 ribu kilometer, dimana kapasitas bandwidth mengalami peningkatan sekitar 18% menjadi sekitar 38 Tbps," kata dia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index