VISIENERGI.COM — 20th Century Studios resmi menunjuk Josh Cooley sebagai penulis naskah film 99 Nights in the Forest, adaptasi dari game survival-horror populer di platform Roblox. Cooley dikenal sebagai sutradara Toy Story 4 yang memenangkan Oscar, sekaligus pernah dinominasikan lewat Inside Out. Langkah ini menandai keseriusan Hollywood menggarap IP gaming yang lahir dari ekosistem Roblox.
Cooley bukan nama sembarangan di industri animasi. Ia menyutradarai Toy Story 4 yang meraih Oscar, dan sebelumnya mendapat nominasi Academy Award lewat Inside Out. Di luar lingkup Disney, ia juga mengarahkan Transformers One.
Game Roblox dengan Hampir 150 Ribu Pemain Aktif
99 Nights in the Forest dikembangkan Grandma's Favourite Games dan berjalan di platform Roblox. Saat laporan ini ditulis, game tersebut masih mencatat hampir 150.000 pemain aktif secara bersamaan.
Angka itu menempatkannya sebagai salah satu judul paling ramai di Roblox. Popularitasnya yang stabil jadi alasan utama studio besar meliriknya.
20th Century Akuisisi Hak Film Lewat Proses Kompetitif
20th Century Studios membeli hak adaptasi film 99 Nights in the Forest pada awal tahun ini. Proses akuisisi haknya dilaporkan berlangsung kompetitif di antara sejumlah pihak.
Studio tersebut memang bukan pendatang baru di genre adaptasi game. Sebelumnya mereka memproduksi film Hitman dan Assassin's Creed.
Premis Survival 99 Malam di Hutan Berhantu
Dalam game-nya, pemain ditantang bertahan hidup selama 99 malam di hutan berhantu. Sepanjang permainan, mereka menghadapi monster dan menyelamatkan anak-anak yang hilang.
Formula survival-horror ini yang membuat 99 Nights in the Forest punya basis penggemar loyal di komunitas Roblox. Tiga pengembangnya, Alec Kieft, Matthew Hufton, dan Cameron Angland, dikonfirmasi akan menjabat sebagai executive producer film.
Roblox Jadi Ladang Baru Adaptasi Hollywood
99 Nights in the Forest bukan game Roblox pertama yang mendapat kesepakatan film Hollywood. Grow a Garden dan Steal a Brainrot lebih dulu mengamankan deal pengembangan serupa.
Tren ini menunjukkan studio film mulai serius menggarap IP yang tumbuh dari platform game buatan pengguna. Roblox kini dipandang sebagai sumber konten yang punya audiens siap pakai.
Belum ada informasi soal jadwal produksi, tanggal rilis, maupun aktor yang akan terlibat. Penggemar game di Indonesia yang menantikan adaptasi ini perlu bersabar menunggu pengumuman resmi berikutnya dari 20th Century Studios.